04 May, 2012

hari ini, besok, lusa, seterusnya, selamanya

kamu gak harus sepeti orang lain yang kamu kira sempurna. yang kamu kira mempunyai banyak kelebihan di banding kamu. mungkin secara fisik mereka memang lebih dari kamu. tapi isi hati dan isi kepala kamu bisa saja lebih dari mereka.

kamu cukup jadi kamu yang sekarang untuk hari ini, besok, lusa, seterusnya, selamanya. kalo kamu gak nyaman, berubahlah. terserah padamu ingin berubah banyak atau sedikit. tapi aku harap perubahan itu ke arah yang benar.


aku tersenyum lirih menuliskan ini. entah ada angin apa yang sudah melewatiku. tapi aku tidak ingin kamu berubah. dan bila kamu bertanya kenapa, tentu aku tidak tahu harus menjawab apa. sungguh, aku tidak tahu.

jadilah kamu yang terus mengingatkan aku untuk makan tepat waktu. kamu yang terus menelponku selama 100 menit hampir setiap malam. kamu yang menyenangkan ketika aku menyebalkan. kamu yang tak pernah punya prasangka buruk. kamu yang terkadang lupa tanggalan kalender. kamu yang seringkali lupa mengunci handphonemu dan membuat handphonemu menelponku sendiri. kamu yang gelagapan mendengar aku menagis. kamu yang.... ah, terlalu banyak untuk ku tuliskan. teruslah seperti itu. teruslah..

8 comments:

  1. tersenyum lirih gimana ya???

    ngga tergambarkan di otakku...ihihih

    ReplyDelete
  2. kamu yang jauh diseberang pulau :3 ihik . . .

    ReplyDelete
  3. eaaaa~
    ka ririz munyukai 'kamu' apa adanya :3 co cwiittt

    ReplyDelete
  4. aw aw aw dari hati banget nih :-:-P

    ReplyDelete

Comment juga dong! payah baca doang